Rabu, 01 Desember 2010

Kelas XI Sem 1: Kawih


·         Ngawih adalah mengucapkan secara lisan dan berirama baik diiringi music ataupun tidak bait sajak atau puisi. Contohnya adalah menyanyikan lagu atau melagukan.
·         Kawih memiliki  irama baku yang diikat oleh tempo dan ketukan.
·         Secara umum bentuknya tidak berbeda dengan puisi dan sajak.
·         Salah satu ciri kawih adalah bunyi atau sora yang terletak di awal atau akhir baris. Istilahnya adalah murwakanti.
Badminton di mana-mana                   (a)
                Di kampung jeung di kota                   (a)
                Badminton keur suka-suka                 (a)
                Ngalipur manah sungkawa                  (a)

·         Cara yang paling umum dalam memahami isi sajak, puisi atau syairlagu adalah dengan memparafrasekannya.
·         Memparafrasekan adalah menambahkan kata-kata tertentu agar isi kawih, lagu, puisi atau sajak lebih mudah di mengerti. Tanpa mengubah makna awal kawih, puisi atau sajak.
·         Contoh memparafrasekan
A.      Badminton di mana-mana
Di kampung jeung di kota
Badminton keur suka-suka
Ngalipur manah sungkawa

B.       Badminton aya  di mana-mana. Ayana  di kampung jeung di kota. Badminton teh olah raga nu tujuanna keur suka-suka, pikeun ngalipur manah nu  sungkawa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar